Mengenal Langkah-Langkah Pijat Tradisional dan Manfaatnya Lebih Jauh

Pijat tradisional telah menjadi salah satu jenis pijatan yang disukai banyak orang. Karena umumnya jenis pijatan ini dilakukan dalam waktu yang cukup lama. Kebudayaan Jawa selalu identik dengan pijat tradisional. Karena banyak orang percaya bahwa pijat bisa digunakan untuk mengatasi berbagai macam keluhan di tubuh. Pijat itu sendiri juga identik dengan sentuhan yang berasal dari dalam hati. Sehingga, sentuhan ini memberikan reaksi maksimal pada tubuh. Maka dari itulah, agar sempurna, harus ada komunikasi.

Terapis pijat harus bisa berkomunikasi dengan orang yang dipijat. Supaya sentuhan hati bisa tercipta dan pemijatan tersebut menghasilkan efek yang positif. Karena butuh waktu untuk berkomunikasi, biasanya pijat Jawa jauh lebih lama, yaitu 90 menit. Sementara itu, di Indonesia, pijat ini sering disebut dengan urut yang berasal dari bahasa Jawa.

Di pedesaan, orang-orang berpikir bahwa datang ke tempat pijat tradisional terdekat akan membuat segala macam penyakit mereka langsung sembuh. Karena pada pijatan ini biasanya ada tekanan kuat dari telapak tangan dan ibu jari. Sehingga, semua otot tubuh yang tegang akan kembali lemas. Dengan begitu, tubuh akan langsung segar kembali.

baca juga artikel mengenai pijat tradisional asal Bali di sini !

Pijat Tradisional

Langkah-Langkah Pemijatan Tradisional Jawa

Seperti yang diketahui, bahwa pijat tradisional adalah teknik pemijatan yang meggunakan cara lama. Jadi, pijat ini umumnya sudah dilakukan sejak dulu kala oleh masyarakat umum dan bangsawan. Bahkan, teknik ini ternyata masih digunakan sampai sekarang. Supaya orang yang dipijat tubuhnya kembali relaks. Karena setelah dipijat, sirkulasi darahnya telah lancar kembali.

Untuk langkah pemijatannya sendiri umumnya terdiri atas beberapa istilah. Pertama adalah, nyet-nyet. Ini adalah sentuhan awal dari pijat secara tradisional menggunakan telapak tangan di seluruh tubuh. Supaya kondisi tubuh orang yang dipijat bisa dirasakan dan diketahui masalahnya. Kemudian, ada lagi istilah bernama peteg. Istilah ini menggunakan bahasa Jawa.

Istilah ini adalah di saat terapi memberikan sentuhan tekanan telapak tangan yang kuat ke seluruh tubuh. Selanjutnya, ada idhak-idhak. Ini adalah proses untuk melemaskan otot dengan cara menginjak punggung yang dipijat secara perlahan. Bisa dengan telapak kaki atau lutut. Setelah itu, ada istilah pijat yang merupakan kombinasi antara usapan dan tekanan.

Manfaat Pijat Tradisional Jawa

Seperti yang diketahui, bahwa pijat itu efektif menyembuhkan berbagai macam keluhan fisik seseorang. Banyak masalah kesehatan dapat disembuhkan oleh pijatan yang dilakukan terapis profesional. Dengan pemijatan yang tepat, badan akan segar kembali. Berikut ini adalah manfaat bila Anda datang ke tempat pijat refleksi tradisional terdekat yang tepat, antara lain:

  1. Pijat Jawa ampuh mengurangi masalah capek di badan. Karena pijat Jawa pada umumnya dilakukan dengan sentuhan kuat di beberapa otot yang tegang pada tubuh. Sehingga, dengan sentuhan inilah memberikan manfaat pada tubuh. Karena bisa menstimulasi otak supaya melepas rasa lelahnya. Otomatis dengan begitu, badan kembali segar setelah dipijat.
  2. Pijat ini juga efektif untuk mengurangi rasa sakit di tubuh. Sehingga, masalah migrain dan nyeri sendi akan cepat Selain itu, dengan tindakan yang benar, kalenjar getah bening akan aktif kembali dan membuat darah bekerja bersamaan untuk mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Sehingga, racun akan dikeluarkan dari tubuh.

Yang pasti, dengan pijat yang tepat, fungsi tubuh akan bekerja lebih maksimal. Karena setiap pijatan akan membuat organ tubuh menjadi mendapat stimulasi yang membuat kinerjanya lebih baik. Sehingga, dengan melakukannya secara rutin, kesehatan lebih terjaga. Karena pijat tradisional itu efektif membuat sistem imun tubuh meningkat dan kualitas tidur semakin membaik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *